Ternyata Palung Mariana Kalah Dalam Dengan Lubang Ini
(Photo source : One Minute Explore)

Ternyata Palung Mariana Kalah Dalam Dengan Lubang Ini

iKalah Dalam
INDOBMR.COM, Internasional – Palung Mariana yang dikenal sebagai dasar laut terdalam di dunia dengan kedalaman mencapai kedalaman maksimum 10.927 – 11.035 meter (35.798 kaki) di bawah permukaan laut atau sekitar 35 kali ketinggian menara Eiffel, ternyata masih kalah dalam dengan Kola Superdeep Borehole (Lubang bor superdalam Kola)
di Distrik Pechengsky, semenanjung Kola yang terletak di ujung utara Rusia.

Lubang buatan hasil dari proyek pengeboran ilmiah Uni Soviet itu, tercatat memiliki diameter kurang dari 23 cm dengan kedalaman mencapai 12.262 meter menuju kerak bumi.

Pengeboran Kola Superdeep Borehole bermula pada tahun 1960-an saat Amerika Serikat dan Uni Soviet terlibat perang dingin, dan saling berkompetisi satu sama lain untuk unggul dalam segala hal.

Amerika Serikat dengan project Mohole-nya, yakni suatu proyek pengeboran di pesisir Pasifik Meksiko yang berhasil menembus laut sedalam 3.600 meter, nyatanya kalah dengan proyek Kola Superdeep Borehole milik Uni Soviet.

Dilansir dari berbagai sumber, proyek itu sendiri dihentikan secara resmi tahun 2005, dengan alasan yang tidak diketahui.

Beberapa sumber menyebut bahwa bor yang digunakan tidak bisa melakukan pengeboran lebih jauh lagi, diakibatkan suhu yang mencapai 180 °C (356 °F) pada kedalaman di atas 12 km, hingga hampir mustahil untuk dibor dengan teknologi saat ini karena batu granit menyerap hidrogen hingga menjadi lebih seperti plastik mendidih.

Sumber lain menyebutkan, adanya banyak kecelakaan karena mekanisme sangat berat, seperti kereta kecil, dan macet atau terjatuh. Hingga Ilmuwan harus mulai mengebor ke samping berkali-kali dan peta lubang itu menjadi seperti pohon bercabang.

Hingga rumor lain yang menyebutkan, bahwa proyek tersebut dihentikan karena ilmuwan ketakutan dengan adanya suara seperti dari neraka.

Meski demikian, para peneliti Uni Soviet mengklaim telah menemukan beragam penemuan unik, seperti air tanah yang berasal dari hidrogen dan oksigen, fosil plankton mikroskopis berusia 2 miliar tahun dan beberapa penemuan lainnya.

Yang tersisa kini dari Kola Superdeep Borehole, hanyalah tutup besi karatan di antara puing-puing bekas penambangan yang terabaikan. (IM)

Kalah Dalam

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*