Pengembangan Pariwisata Kotamobagu
Moch. Agung Adati

Terkait Pengembangan Pariwisata Kotamobagu, Agung: Masyarakat Harus Menjadi Host

Terkait Pengembangan Pariwisata Kotamobagu, Agung: Masyarakat Harus Menjadi Host
KOTAMOBAGU, INDOBMR.COM – Terkait proyek pengembangan pariwisata di Kotamobagu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata meminta masyarakat untuk proaktif dan tidak menjadi guest (tamu) dan harus menjadi host (tuan rumah) di rumah sendiri.
Hal itu sebagaimana disampaikan Agung kepada indobmr.com, Jumat (06/10/17), saat ditemui di ruang kerjanya.
“Tentu saja masyarakat harus menjadi host, jangan sampai menjadi guest di rumah sendiri,” ujar Agung.
Menurut Agung, saat ini pihaknya telah mulai menjalankan proyek pengembangan Desa Wisata. Dan Desa Kobo Kecil Kecamatan Kotamobagu Timur, dipilih sebagai pilot project atau proyek percontohan.

(Terkait wisata Kotamobagu : Berburu Sunrise di Puncak Dumpeya’)

“Terbentuknya Desa Kobo Kecil sebagai Desa Wisata berbasis pemberdayaan masyarakat lokal (community based tourism), merupakan target jangka pendek dari proyek pengembangan pariwisata di Kotamobagu,” ucap Agung.
Sedangkan, untuk target jangka menengah, jelas Agung, pihaknya menargetkan kedepannya akan terbentuk tiga Desa Wisata berbasis masyarakat di Kota Kotamobagu.
“Rencananya pada tahun 2018, yakni di Desa Poyowa Besar, Kelurahan Mongkonai Barat dan Desa Sia.’ Desa Bilalang I juga rencananya masuk, insya Allah,” imbuh Agung.

(Berita terkait : Ater Boliagonan Diproyeksikan Sebagai Kawasan Ekowisata)

Agung pun berharap, dengan proyek tersebut, kedepannya pariwisata Kota Kotaobagu akan menjadi destinasi atau tujuan wisata yang terkemuka di Sulawesi Utara.
“Dan juga mampu berdaya saing dan berkelanjutan, untuk kesejahteraan masyarakat. Itu target jangka panjangnya,” demikian Agung.

(Berita terkait : Strategi Pengembangan Pariwisata di Kotamobagu Mulai Dijalankan)

Diketahui, saat ini Pemkot Kotamobagu telah membentuk Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Kotamobagu (TP3K) yang diketuai langsung Sekkot Adnan Massinae, dan Wali Kota Kotamobagu Tatog Bara sebagai Pembina. (udi)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*