Terkait Heboh Pajak Smartphone, Ini Kata Kepala BPKD Kotamobagu

Terkait Heboh Pajak Smartphone, Ini Kata Kepala BPKD Kotamobagu

Terkait Heboh Pajak Smartphone, Ini Kata Kepala BPKD Kotamobagumartphone
KOTAMOBAGU, INDOBMR.COM – Masyarakat Indonesia beberapa waktu lalu dihebohkan dengan cuitan dari akun Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Republik Indonesia di jagat media social twitter, terkait smartphone atau ponsel pintar yang diminta untuk dicantumkan pada kolom harta SPT tahunan.
Meski beberapa waktu lalu Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak, Hestu Yoga Saksama  seperti dilansir dari laman media online nasional detikfinance, telah memberikan penjelasan bahwa hal itu dimaksudkan sebagai bahan verifikasi atas harta beserta penghasilan dari wajib pajak, tetap saja belum meredakan keingintahuan masyarakat pengguna ponsel pintar.
Tetapi sepertinya masyarakat khususnya di Kota Kotamobagu, memang tidak perlu khawatir adanya penarikan pajak dari kepemilikan ponsel pintar. Sebab menurut  Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Setda Pemkot Kotamobagu, Rio Lombone, pihaknya hingga saat ini belum menerima surat dari Ditjen Pajak terkait hal itu.
“Hingga saat ini, kami belum menerima surat terkait penarikan pajak dari kepemilikan ponsel pintar,” ujar Rio.
Menurut Rio, pihaknya hanya menerima pemberitahuan terkait penarika pajak dari kepemilikan emas yang dibeli dari BUMN, dalam hal ini PT. Antam, Tbk.
“Hanya itu saja pemberitahuan yang kami terima,” demikian Rio. (udi)
Berikut cuitan akun Ditjen Pajak di Media Sosial Twitter yang menghebohkan masyarakat Indonesia pengguna ponsel pintar tersebut :

Terkait Heboh Pajak Smartphone, Ini Kata Kepala BPKD Kotamobagu

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*