Guru Kontrak di Kotamobagu Akan Dievaluasi

Tanggapan Kadis Pendidikan Terkait Maraknya Siswa Mengendarai Kendaraan Bermotor Ke Sekolah

Ini Tanggapan Kadis Pendidikan Terkait Maraknya Siswa Mengendarai Kendaraan Bermotor Ke Sekolah
KOTAMOBAGU, INDOBMR.COM – Maraknya siswa belum cukup umur di Kotamobagu mengendarai kendaraan bermotor, utamanya roda dua ke Sekolah, mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Pendidikan Kotamobagu, Rukmi Simbala.
Kepada Indbmr.com, Senin (02/10/17), usai megikuti sidang paripurna di gedung Legislatif, Rukmi menegaskan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasinya.
“Dinas Pendidikan akan menyurat ke Sekolah-sekolah, agar mengundang orangtua Siswa untuk membicarakan hal ini,” ujar Rukmi.
 Menurut Rukmi, sebelumnya telah ada pelarangan untuk siswa yang cukup umur dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), untuk mengendarai kendaraan bermotor ke Sekolah.
“Tetapi, jika ada pembiaran dari orangtua, kita juga tak bisa berbuat banyak,” keluh Rukmi.

(Berita terkait : Pemkot Soroti Pengendara Kendaraan Bermotor di BawahUmur)

Karena itulah, lanjut Rukmi, perlu dibicarakan dengan orangtua siswa dalam rapat untuk mengatasi hal itu.
“Demi keselamatan anak mereka sendiri yang merupakan generasi penerus Kita semua,” demikian Rukmi.
Sebelumnya keprihatinan yang sama telah disuarakan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) kotamobagu Siti Rafiqa Bora.
Selaku instansi Pemerintah yang menangani permasalahan perlindungan anak, pihaknya sedang gencar-gencarnya melaksanakan sosialisasi dengan menggandeng Kepolisian, unsur Agama, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), serta praktisi hukum.
Sementara, berdasarkan pantauan indobmr.com di lapangan, banyak siswa SMA bahkan SMP yang mengendarai sepeda motor di Kotamobagu.
Dengan peilaku berkendara yang membahayakan diri mereka sendiri dan masyarakat pengguna jalan lainnya. Seperti kebut-kebutan tidak menggunakan helm dan menerobos lampu merah. (udi)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*