Program Kerja TP3K Mulai Dimatangkan
Kadis Kominfo Ahmad Yani Umar saat menyerahkan berkas dukungan terhadap program pengembangan Pariwisata di Kotamobagu, kepada Kadis Pariwisata Agung Adati

Program Kerja TP3K Mulai Dimatangkan

Program Kerja TP3K Mulai Dimatangkan
KOTAMOBAGU, INDOBMR.COM – Program kerja Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Kotamobagu atau disingkat TP3K, mulai dimatangkan sebelum Surat Keputusan ditandatangani oleh Wali Kota Tatong Bara.
Kepada indobmr.com, inisiator proyek pengembangan Desa Wisata berbasis masyarakat (Community Based Tourism) yang juga kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotamobagu, Moch. Agung Adati, Kamis (19/10/17), mengungkapkan bahwa dirinya telah menemui sejumlah Kepala SKPD yang masuk ke dalam TP3K.
“Koordinasi dan sinkronisasi program bersama stakeholder (pemangku kepentingan, Red.) penting dilakukan dalam rangka penajaman pembangunan dan pengembangan Pariwisata di Kotamobagu,” ujar Agung.

(Berita terkait : Strategi Pengembangan Pariwisata Kotamobagu Mulai Dijalankan)

Agung melanjutkan, Kepala Dinas Kominfo Kotamobagu, Ahmad Yani Umar adalah salah satu yang telah ditemui untuk berkoordinasi oleh pihaknya.
“Dinas Kominfo untuk tahun 2018 memiliki 3 program untuk menunjang promosi wisata dan kebudayaan,” ucap Agung.
Agung menjelaskan, ketiga program Diskominfo tersebut adalah :
  1. Memberikan pelayanan jaringan telekomunikasi di lokasi destinasi wisata.
  2. Menyediakan website atau situs untuk sarana promosi destinasi wisata.
  3. Fasilitasi promosi wisata dan kebudayaan melalui media ceta dan elektronik.
“Nah, program seperti ini akan sangat membantu pengembangan sektor pariwisata di Kotamobagu,” kata Agung.

(Berita terkait : Ini Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab TP3K)

Terpisah, Kepala Dinas Kominfo Kotamobagu Ahmad Yani Umar, menyatakan komitmen dari Dinas yang dipimpinnya untuk mendukung penuh program pengembangan pariwisata di Kota Kotamobagu.
“Karena memiliki potensi alam dan tradisi budaya yang masih terjaga hingga saat ini, konsep Desa wisata adalah yang paling tepat untuk diterapkan di Kotamobagu,” kata Yani.
Yani pun mengakui, dirinya menaruh harapan pariwisata di Kotamobagu bisa berkembang pesat, dan menjadi salah satu destinasi unggulan di Sulawesi Utara.
“Dan isa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kotamobagu, lebih khususnya masyarakat di sekitar destinasi pariwisata,” demikian Yani. (udi)
Program Kerja TP3K Mulai Dimatangkan

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*