Diskominfo Lakukan Pendampingan KIM

Pelanggan Operator Seluler Kotamobagu Terancam Diblokir

Pelanggan Operator Seluler Kotamobagu Terancam Diblokir
KOTAMOBAGU, INDOBMR.COM – Pelanggan operator seluler yang ada di wilayah Kotamobagu, terancam diblokir dan tidak bisa lagi menggunakan kartu chip milik mereka baik untuk telpon, sms maupaun data seluler.
“Hal itu bisa terjadi, apabila pelanggan tidak melakukan registrasi kartu ulang dengan menyertakan nomor identitas kependudukan,” ujar Kepala Dinas Kominfo Kotamobagu, Ahmad Yani Umar, Senin ( 23/10/17), kepada indobmr.com, Senin (23/10/17), di ruang kerjanya.
Menurut Yani, registrasi kartu ulang tersebut sebagaimana yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permenkominfo) Nomor 14 Tahun 2017.
“Permenkominfo mengatur tentang perubahan atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi,” ucap Yani.
Dijelaskan Yani, kewajiban melakukan registrasi ulang itu, akan berlaku per 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018 mendatang.
“Untuk registrasinya cukup mudah. Tinggal sms saja ke nomor 4444, dengan format : ULANG#NIK#NomorKK# untuk pelanggan lama yang akan melakukan registrasi ulang,” terang Yani.

(Baca juga : Kominfo-Satlantas Siap Kerjasama, Pelanggar Lalu Lintas Bakal Terima Surat Tilang di Rumah)

Sementara, lanjut Yani, untuk pelanggan yang baru, menggunakan format sms NIK#NomorKK#, kemudian dikirimkan ke 4444.
“Untuk pelanggan yang belum memiliki identitas kependudukan, sudah saya tanyakan ke pihakn Kementerian Kominfo, tetapi belum ada tanggapan. Jadi masih menunggu informasi lebih lanjut,” imbuh Yani.demikian Yani.
Yani menambahkan, pihaknya telah meminta tanggapan kepada pihak swasta yang menjual kartu seluler di Kotamobagu. Dan mereka mengaku masih menunggu sosialisasi terkait hal tersebut.
“Terinformasi, dari pihak Kementerian Kominfo RI memang akan melakukan sosialisasi di setiap Provinsi tentang registrasi kartu ulang ini,” demikian Yani.
Diketahui, regulasi baru dari Kementerian Kominfo itu, merupakan kerjasama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil).
Seluruh operator penyedia jasa layanan telekomunikasi di Indonesia sendiri, telah menyatakan dukungan atas  regulasi baru Kementerian Kominfo RI tersebut. (udi)
Pelanggan Operator Seluler Kotamobagu Terancam Diblokir

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*