Keluarga Penderita Psikosis
(source image : hello sehat)

Keluarga Penderita Psikosis Diminta Melapor Ke Pemkot

Keluarga Penderita Psikosis Diminta Melapor Ke Pemkot
KOTAMOBAGU, INDOBMR.COM – Pemkot Kotamobagu meminta masyarakat yang anggota keluarganya menderita psikosis untuk melaporkan ke Pemkot Kotamobagu.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Kotamobagu dr Harris Mongilong, Rabu (20/09/17), di ruang kerjanya.
“Agar bisa dilakukan penanganan medis kepada penderita, jika ada laporan dari keluarga yang bersangkutan” ujar Harris.
Sejauh ini, menurut Harris, total ada empat penderita psikosis yang telah ditangani oleh pihaknya.
“Dua orang sekarang berada di Rumah Sakit Ratumbuysang di Manado. Sementara, dua orang lainnya sudah sembuh,” kata Harris.
Untuk penderita psikosis yang saat ini berkeliaran di jalanan, jelas Harris, harus didata dulu oleh pihak Dinas Sosial.
“Kewenangn kami (Dinkes, Red.) hanya melakukan pengobatan, jika datanya sudah ada,” imbuh Harris.
Terpisah, Kepala Dinas Sosial Pemkot Kotamobagu Muljadi Suratinojo saat dikonfirmasi mengungkapkan, bahwa hingga saat ini belum ada laporan dari pihak keluarga penderita psikosis yang diterima oleh pihaknya.
“Datanya belum ada. Karena harus ada laporan dulu dari pihak Keluarga,” kata Harris.
Harris menambahkan, selain itu ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, sebelum dilakukan penanganan kepada penderita psikosis.
“Syaratnya harus terdaftar di Dinas Catatan Sipil. Serta harus ada dukungan dan persetujuan dari pihak keluarga,” demikian Harris.
Diketahui, Psikosis merupakan istilah medis yang merujuk pada keadaan mental yang terganggu oleh delusi atau halusinasi.
Delusi adalah kesalahpahaman atau pandangan yang salah terhadap sesuatu hal.
Sementara, halusinasi adalah persepsi kuat atas suatu peristiwa yang dilihat atau didengar, tetapi sebenarnya tidak ada. (udi)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*