Penamaan Jalan Harus Sesuai Aturan

Penamaan Jalan Harus Sesuai Aturan

Penamaan Jalan Harus Sesuai Aturan.
KOTAMOBAGU, INDOBMR.COM – Kotamobagu menjadi tuan rumah kegiatan Sosialisasi Pembakuan Nama-nama Rupabumi Unsur Buatan, Selasa (04/04/17), yang diselenggarakan oleh Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara di Ruang Rapat Bapelitbangda Kotamobagu.
Menurut Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kotamobagu Marham Anas Tungkagi saat diwawancarai indobmr.com, kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka menyatukan persepsi dalam penamaan rupabumi unsur buatan seperti jalan.
“Jadi ternyata tidak bisa sembarang dalam memberikan nama jalan,” ujar Anas Tungkagi.
Dijelaskan Anas, dalam memberikan nama jalan ada aturannya. Seperti tidak menggunakan bahasa asing. Dan jika memakai nama seseorang, tidak bisa jika orang tersebut masih hidup, serta harus memiliki nilai historis.
“Termasuk dalam memberikan nama sungai atau gunung. Dan itu diatur dalam UU Nomor 39 Tahun 2008,” ucap Anas.
Anas melanjutkan, Kotamobagu patut bersyukur karena terkait penamaan jalan, Kotamobagu telah menganggarkannya dalam APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) Tahun 2017 dan akan segera berjalan menunggu pengesahan Ranperda.
“Dan saat ini Ranperda tentang penamaan jalan sedang digodok, tinggal menungguuntuk disahkan dalam rapat Paripurna tingkat II,” demikian Anas.
Diketahui, kegiatan sosialisasi yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di Sulut tersebut, dihadiri oleh  Bagian Tapem Setda Provinsi Sulut, Asisten I Pemkot Kotambagu Nasrun Gilalom, serta Kepala Bagian maupun Bidang Tapem se Provinsi Sulut. (udi)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*