Tahlis Minta Kader FPMIK Menjadi Agen Perubahan

Tahlis Minta Kader FPMIK Menjadi Agen Perubahan

ADVERTORIAL, INDOBMR.COM – Sekretaris Kota Kotamobagu Tahlis Gallang meminta kader FPMIK (Forum Pelajar Mahasiswa Indoesia Kotamobagu) untuk menjadi agent of change (agen perubahan) yang bisa membawa daerah menjadi lebih baik kedepannya.
Hal itu dikatakan Tahlis dalam sambutan mewakili Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, usai mengukuhkan Pengurus Pusat FPMIK, Jumat (13/01/17) di Aula Kantor Wali Kota.

 

 

Tahlis Minta Kader FPMIK Menjadi Agen Perubahan

“Kader-kader FPMIK harus bisa menjadi agent of change, perlihatkan adik-adik mampu memerikan kontribusi luar biasa untuk Kotamobagu,” pinta Tahlis.
Tahlispun mengingatkan, pengurus yang diberikan kepercayaan mengemban amanah, agar memperlihatkan kinerja sebaik mungkin.
“Luar biasa. Ini awal kebangkitan Mahasiswa dan Pelajar di Kotamobagu. Karenanya pengurus pertama sebagai fondasi awal harus memberikan contoh sebaik mungkin, agar kedepannya FPMIK semakin baik,” ujar Tahlis.

Tahlis Minta Kader FPMIK Menjadi Agen Perubahan

Ketua Pengurus Pusat FPMIK yang baru dikukuhkan, Sandri Ikhsan Mokoginta berharap kedepannya akan terjalin kerjasama yang baik antara Pemkot Kotamobagu dan pihaknya selaku organisasi paguyuban yang menaungi seluruh pelajar Mahasiswa asal daerah tersebut
“Insya Allah kedepannya, Pemkot akan lebih memperhatikan para Mahasiswa yang sedang studi di luar daerah. Baik dari bantuan beasiswa dan pengadaan Asrama,” ujar Sandri.

Tahlis Minta Kader FPMIK Menjadi Agen Perubahan

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Ahmad Sabir, Ketua Baleg DPRD Ishak Sugeha, Kasat Bimbingan Masyarakat Polres Bolmong, Asisten II Gunawan Damopolii, Asisten III Adnan Massinae, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Toni Ponongoa, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bambang Ginoga, Wakil Rektor UDK Rei Simbala, Pemerhati Pendidikan Syarif Mokoginta, perwakilan KNPI Kotamobagu dan sejumlah OKP selaku undangan. (ADV/udi)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*