Tiga Tahun Sejak Dilantik DPRD KotamobaguTak Pernah Gelar Reses

Tiga Tahun Sejak Dilantik DPRD Kotamobagu Tak Pernah Gelar Reses

KOTAMOBAGU, INDOBMR.COM – Tiga tahun sejak dilantik pada 2014 silam, DPRD Kota Kotamobagu tak pernah gelar reses, meskipun seharusnya hal itu wajib dilakukan untuk menyerap aspirasi rakyat.
Sekretaris Dewan Kotamobagu, Dolly Zulhadji saat dikonfirmasi, Kamis (29/12) via telepon genggam membenarkan bahwa anggota DPRD Kotamobagu tidak pernah melakukan reses. Meski dana yang tertata setiap tahunnya, telah diplot sebesar Rp 800 juta.
“Tapi dana tersebut, telah dialihkan ke kegiatan dewan lainnya,” jelas Zulhadji.
Personil Komisi II DPRD Kotamobagu, Jusran Debby Mokolanot sebelumnya mengungkapkan, meski tidak melakukan reses, namun pihaknya sesungguhnya secara intens melakukan agenda penyerapan aspirasi masyarakat.
“Bedanya, reses diatur secara administratif, sementara anggota Dewan KK (Kota Kotamobagu) setiap saat berbaur di tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi,” ujar Jusran.
Menurut Jusran dengan metode tersebut, pihaknya bias lebih bebas menyerap aspires masyarakat, tanpa terbebani administrasi. Masyarakat pun bias lebih bebas mengeluarkan unek-uneknya.
“Reses formal terlalu ribet. Bagaimana mungkin kita bertemu petani di sawah, terus untuk makan roti, kue dan nasi masih harus mencari restoran yang punya NPWP. Karena itu sesuai tuntutan administrasi,” tutup Jusran.
‘Masa reses’ tujuan utamanya adalah untuk berdialog dengan masyarakat pemilih anggota DPR di dapil masing-masing. Model komunikasi politik itu juga sudah diadopsi secara resmi dalam tata tertib DPR, sebagai sebuah perangkat aturan internal bagi anggota DPR.
Meski memang, ketentuan untuk berkunjung ke dapil yang sudah diatur dalam Tata Tertib DPR, tidak merinci lebih jauh mengenai pertanggungjawabannya. Akibatnya, berdasarkan hasil penelitian FORMAPPI (Forum MAsyarakat Peduli Parlemen Indonesia), dialog dengan konstituen tidak berjalan efektif dan tidak banyak yang ditindaklanjuti oleh DPR. (udi)

Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi *

*